BOTTLESMOKER WAKILI INDONESIA DALAM KOMPILASI LIGHT FOR JAPAN

Senin, 16 Mei 2011

Musicbandung.com-Baru saja Bottle smoker merilis “Let’s die togheter in 2012″, kini mereka di ikut sertakan dalam sebuah proyek amal yang di prakasai oleh salah satu record label asal China yaitu Handshake Records. Dan berita baiknya lagi, Bottlesmoker menjadi perwakilan satu-satunya dari Indonesia yang di tunjuk.
Album kompilasi amal ini bertajuk Light For Japan yang tujuan utama dari kompilasi ini adalah untuk membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah tsunami beberapa waktu lalu di Jepang. Hasil penjualan album kompilasi Light For Japan nantinya akan di berikan kepada saudara-saudara kita di Jepang yang membutuhkan.
Album kompilasi ini di ramaikan juga oleh 15 musisi lain dari perwakilan berbagai negara di Eropa, Amerika, dan Asia tentunya. The Answering Machine (UK), Exile Parade (UK), Tribes Of The City (Latvia), Chochukmo(Hong Kong), Mad Planets (US), 88Balaz(Taiwan), Colorblind(Swizerland), Vidulgi OoyoO(South Korea), Apollo 18(South Korea), Lullatone (Japan), Dream Affair (US), Hemlock Smith (Swizerland), Elika (US), Nao(Malaysia), Sparrow(China), dan satu-satunya dari Indonesia di wakilkan oleh Bottlesmoker.

Arti Sebuah Musik

Pada juli 1965 merilis “like a rolling stone.lagu ini segera mencapai posisi 2 di tangga lagu USA dan 4 di inggris.berdurasi 6.13 menit lagu ini memiliki pengaruh luas dalam tatanan musik pop. Majalah musik amerika rolling stone mendaulat lagu ini sebagai lagu rock n roll terbaik sepanjang zaman. Sepanjang sejarah, kita mencatat sejumlah individu, sejumlah pribadi, yang mengukir namanya dengan tinta emas.
Mereka turut membentuk sejarah, mewarnai peradaban manusia dengan kiprah mereka. Adanya mereka berbeda dengan tiadanya mereka. saat peresmian Bob Dylan sebagai salah seorang yang berhak masuk dalam The Rock & Roll Hall of Fame, musisi kenamaan Bruce Springsteen menyatakan dalam orasinya bahwa, ”Bob telah membebaskan pikiran kita seperti halnya Elvis membebaskan tubuh kita dengan lagu-lagunya… Ia telah mengubah wajah rock and roll untuk selamanya.” Menariknya disini, Rebecca menyandingkan Taufiq Ismail dengan Bob Dylan, pemain musik folk dari Amerika, yang karya-karyanya juga lahir setelah perang dan membawa pembebasan. Karya-karya Taufiq dan Dylan menjadi wakil sejarah perang dan pembebasan, dan menjadi penting di negaranya masing-masing.
Sehingga bisa dikatakan posisi Taufiq Ismail dalam sastrawan dunia merupakan penyair pembebasan yang karyanya sebanding dengan yang terdapat dalam bahasa dan budaya lain. Bob Dylan mengatakan “The answer, my friend, is blowing in the wind.” Jawabannya ada pada kita semua, berhembus ikut angin dan harus kita tangkap senditri. Orang bisa minum banyak obat untuk kuat jalan, tapi sebenarnya yang menyembuhkan penyakit kaki adalah semangat untuk bisa berjalan. Semangat itu bisa ditemukan dalam diri sendiri dengan bantuan orang yang peduli. Like a rolling stone dari album highway 61 revisited.direkam 16 juni dan dirilis lagu ini masuk chart 4 hari kemudian. Jika liriknya merusak semua aturan penulisan lagu saat itu.
Musiknya sendiri menjadi megah dibuka oleh suara organ yang oleh bruce sprinsteen disebuat bagai pukulan snare yang terdengar seperti seseorang yang menendang pintu menuju otak sampai terbuka.ekspresifnya gitar yang bersahuta dengan organ, dibarengi oleh suara anaka muda yang berteriak dengan fasih, menggertak dan demikian sinis. Dan teriakan how does it feel yang berulang-ulang. Awal lagu-proses penciptaan-lirik-lirik-kmentar Dylan sendiri-perjalanan-lagu-pengaruh-pengaruh-kesimpulan-komentar pribadi. Dengan benyaknya program sampah..musik dylan masih relevan,tapi pertanyaannya adalah seberapa banyak anak muda yang mendengarkan karyanya..jawabannya is blowin in the wind, my friend. Tapi arti sebuah musik adalah tidak hanya sekedar pencarian terhadap pelarian lowongan cari kerja. Tapi lebih dari itu untuk cari identitas dari suatu seni yang sangat tak terbatas.
Dari berbagai sumber

Beat Indienation


Beat Indienation
May 22nd, 2011
at Score Ciwalk, Bandung
Featuring:
Absolute Zero
Last Redemption
A.L.I.C.E
Dead Impact
My Sucide Lullaby
Hipnoreal

Kunto Hartono Akan Kembali Pecahkan Rekor Dunia

Musicbandung.com-Kunto Hartono, pria kelahiran kota Banyuwangi, Jawa Timur pada  27 Maret 1977 ini adalah sosok manusia yang penuh dengan penuh rekor. Karena sering sekali didirnya mencatatkan diri dalam sejumlah rekor.
Pria satu ini pernah tercatat dalam sejarah sebagai pemecah rekor Musium Record Indonesia (MURI) sebagai penabuh drum terlama. Waktu yang terpecahkan pada saat itu selama 61 jam, 15 menit, berlangsung pada 4 Agustus 2003 pukul 10.00 sampai 6 Agustus 2003 pukul 23.15 menit, di GOR Padjajaran Bogor.
Selepas dari itu, beberapa bulan berikutnya di tahun 2003 pada bulan Desember silam dia telah berhasil mencantumkan namanya dalam Guinness Book Of Wolrd Records atas keberhasilannya dalam menabuh drum 72 jam secara non stop. Kunto  dalam perjuangannya di Gelanggang Remaja Soemantri Brodjonegoro, Kunto dapat memecahkan  rekor dunia baru yang sebelumnya di pegang oleh Alvaro Lopez dari Amerika Latin yang hannya menggunakan waktu selama 60 jam pada Mei 2003.
Kali ini Kunto Hartono sebagai putra Indonesia akan kembali berjuang di kancah musik dunia. Kunto akan mempersiapkan dirinya untuk revenge dalam meraih gelarnya dalam pemecahan records Druming Marathon, selama 135 jam non stop di Inggris.
Mari kita support putra Indonesia yang memiliki bakat luar biasa seperti Kunto Hartono. Sebagai salah satu bentuk dukungan kalian bisa menghadiri Charity for Kunto pada hari Rabu 18 Mei 2011 mendatang di Fame Station, Bandung. Acara ini juga akan di ramaikan oleh banyak musisi besar yang ikut mendukung pergerakan Kunto, seperti Andy dan Magi /rif, Jelly Tobing, Ipunk Power Metal, Papay Dirty Dolls, Rifki Forgotten, A.Noor eks Power Metal, Rere Grass Rock, Andromedha, Munthe, One’s, dan The Panic
Tiket Rp.25.000 sudah bisa dipesan di Braga Cafe And Craft Jl.Braga 15 Bandung phone 022-91629969

SEJARAH SINGKAT BEBERAPA JENIS MUSIK

Musicbandung.com-Mungkin beberapa dari kalian belum mengetahui sejarah dari beberapa jenis musik yang ada, semoga referensi ini dapat membantu.
Musik Ragtime di Amerika Serikat sejak 1890
Musik Ragtime atau Cincang-Babi, adalah musik Amerika yang dipengaruhi oleh etnis Afrika-Amerika dan musik klasik Eropa. Musik ini mulai terkenal di daratan Amerika sekitar tahun 1890 hingga 1920. Musik ini mempuyai tempo atau irama yang cepat dengan dominasi sinkopasi, namun ada juga yang berirama agak lamban.
Biasanya musik ini dimainkan khusus dengan piano, gaya cincang-babi, dan para pianis dan pencipta antara lain Scott Joplin (1868-1917), James Scott (1885-1938), dan Joseph Lamb (1887-1959).
Musik Blues di Amerika Serikat sejak 1895
Musik Blues juga lahir dari etnis Afrika-Amerika di semenanjung Delta Mississippi pada akhir abad XIX sekitar tahun 1895 dan berlangsung hingga kini. Musik ini lahir dari kehidupan para budak yang bekerja sebagai buruh tani ras Afrika di Amerika, di mana pada saat mereka bekerja atau istirahat sore hari mereka mengalunkan lagu-lagu sedih (blues) yang khas melodi ras Afrika, dan tentu saja dengan lirik-lirik budak yang tertindas pada waktu itu. Pada awalnya lagu blues hanya dinyanyikan tanpa iringan instrument, kemudia baru meraka mempergunakan alat petik gitar sebagai iringan.
Belakangan musik blues ini memengaruhi perkembangan musik jazz, country, dan rock. Perhatikan bahwa irama dan melodi musik blues sangat kental dengan ras Afrika. Kadang-kadang dalam syair timbul cerita tentang kesedihan mereka sebagai budak dan buruh tani, dan tentu saja perkembangannya sangat dipengaruhi lingkungan urban maupun desa Amerika, di mana ras Afrika mendominasi gaya musik blues.
Para pemusik blues dan pencipta blues, rata-rata orang hitam Amerika, adalah di mana W.C. Handy (1873-1958) adalah bapak blues. Lagu Aunt Hagar’s Children dan Saint Louis Blues diterbitkan masing-masing pada tahun 1914 dan 1921.
Musik Pop di Amerika Serikat mulai 1920
Setelah Perang Dunia I berakhir (1918), maka musik baru di benua Amerika lahir yang disebut dengan Musik Populer. Musik ini terutama sebagai musik lantai dansa yang pada waktu itu menjadi populer sekali dan digemari oleh masyarakat seluruh dunia.
Musik Amerika Latin lahir sejak 1857
Ciptaan-ciptaan pencipta pada waktu itu dengan pengaruh latin adalah antara lain dari George Bizets Hababera dari opera Carmen (1875); Scott Joplin’s Mexican Serenade, Solace (1902); Maurice Ravels Rapsodie Espagnole (1907), dan Bolero (1928).
Musik pop latin dimulai sejak dansa latin dikenal, yaitu sejak tahun 1920 juga. Dansa Tango menjadi salah satu balroom dance yang terkenal pada tahun 1920 di Amerika maupun Eropa, di mana lagu Tango yang bertangga nada minor dan melankolik, serta step dansa yang agresif. Setelah itu tahuj 1930 dan 1940 berkembang menjadi salah satu musik yang digemari di dunia, dengan tokoh seperti Xavier Cugat, Peres Prado, dlsb. Irama yang berkembang pada waktu itu adalah Rhumba, Samba, Conga, Salsa, Mambo, dlsb.
Musik Country sejak 1920
Musik Country sering diidentitaskan dengan musik cowboy (penggembala sapi). Musik ini lahir pada rekaman permainan biola country John Carson dengan rekaman “Little Log Cabin in the Lane” oleh Okeh Records pada tahun 1923. Kemudian lahir rekaman oleh Columbia pada tahun 1924 “Old Familiar Tunes”. Seperti diketahui steel guitar masuk country pada tahun 1922, di mana Jimmie Tarlton bertemu dengan Hawaiian guitarist Frank Ferera pada pantai barat Amerika.
Mulai tahun 1927, selama 17 tahun Carters merekam sekitar 300 old-time ballads, lagu traditional, lagu country, dll. Selanjutnya pada tahun 1930-an dan 1940-an lagu cowboy menjadi populer di semua film Hallywood. Dan tahun 1939 irama Boogie-woogie menjadi terkenal.
Dari berbagai sumber

Ciri Khas di Single Tebaru Aftercoma

Sabtu, 14 Mei 2011

Musicbandung.com-Hujan deras serta tepuk tangan orang-orang yang sedang rapat Multi lavel marketing,  itulah suasana yang menemani interview musicbandung dengan band cadas asal bandung, Aftercoma yang diwakili Ridho guitar/vokal dan wyl sang vokalis. Secangkir hot cappuchino dan segelas ice lemon tea pun menjadi teman setia saat obrolan-obrolan santai mengenai single terbaru dari Aftercoma,
Musicbandung: Siapa yang menciptaakan single terbaru aftercoma?
Aftercoma: Kalo yang nyiptain isingle “raga terbakar” itu kita Aftercoma, Cuma karena Ipang sibuk dan lain-lain, ga memungkinkan kita untuk selalu kumpul, briefing terus, dan segala macemnya, jadi kita tinggal kasih lagu yang sudah ada lirik dan segala macemnya, nanti Ipang tinggal take vocal dan segala macemnya. Tapi pas rekaman pastilah stylenya Ipang keluar, kita mah Cuma nyiapin guide kasarnya aja.
Musicbandung: apa konsep single terbaru kali ini?
Aftercoma: sebenernya ga ada konsep khusus, ya kaya lagu Aftercoma lainnya aja dan ini juga salah satu lagu Aftercoma, Cuma dilagu ini kita ngajak Ipang, biar ada sesuatu yang berbeda karena kan karakter suaranya yang khas bisa bisa jadi daya tarik tersendiri dilagunya.
Musicbandung: jadi ciri khas dilagu ini Ipang?
Aftercoma : iya itu salah satunya, ini membuktikan bahwa musik Aftercoma bisa menyatu dengan musik lain, dan bukan hanya musik metal yang biasa kita dengar, tapi bisa juga dicombine dengan musisi lain, jadi statementnya kita sebagai musisi bisa berkolaborasi dengan musisi lain yang beda genre.
Musicbandung : apa disingle terbaru ini ada jalan ceritanya ata berdasarkan pengalaman pribadi :D ?
Aftercoma : ga ada sih, Cuma dari judulnya “Raga Terbakar” kalau diharfiahkan mungkin menggambarkan kondisi kita kalau masuk neraka, dan kalo pesan tersiratnya adalah mengingatkan kepada pendengar, masih ada waktu kita hidup, kalo mau bener ya bener sekarang, jangan nunggu ntar-ntaran, kalo nunggu ntar keburu masuk neraka.
Musicbandung : menceritakan tentang neraka ?
Aftercoma : ya sebenarnya tidak mendeskripsikkan neraka juga, bukan berarti mendeskripsikan bahwa neraka sepeti itu atau kaya gini, tapi tar di neraka itu bakal dibakar itu yang sebenarnya, Cuma kenapa sih? Nah disitu kita coba nerangin kalo itu waktunya masih ada.
Musicbandung : berarti mengajak pendengar buat tobat dong?
Aftercoma : iya, bisa jadi seperti itu, tapi tergantung pendengar, kalo nitu bisa jadi motivator untuk tobat ya silakan, tapi kalo Cuma “wah kata-katanya bagus nih Raga Terbakar” juga tergantung dan balik ke pendengarnya lagi.
Musicbandung : kalo dari produksi, ada hambatan atau masalah ga?
Aftercoma : ga ada, apalagi kalo buat kita dan Ipang, karena kebetulan kita satu management, itu sangat memudahkian, kalo soal jadwal karena kita lagunya udah siap, kita punya waktu untuk nyiapin trus ipang punya waktu untuk take vocal ke Bandung, ya udah langsung take vocal aja, jadi prosesnya terhitung cepet yah.
Musicbandung: ehmm gitu, kalo single terbaru kalian bersama Ipang ini udah pernah dibawain blom?
Aftercoma : wah, belum sama sekali, hahahaha, kayanya kurang afdol aja kalo bawain lagu ini tanpa Ipangnya, tapi suatu saat lagu ini akan dibawakan tanpa Ipang, tapi pengennya untulk pertama kali dibawakan dengan Ipang.


Musicbandung : karena Ipang sebagai ciri khasnya?
Aftercoma : nah itu salah satunya, karena perbedaannya ada ipang, walaupun untuk sekedar bawain bisa-bisa aja, tapi gimana gitu kalo ga ada Ipangnya, makannya kita blom pernah bawain lagi itu.
Musicbandung : trus harapan kalian akan Single terbaru ini?
Aftercoma : orang bisa melihat aftercoma bukan hanya sekedar music metal biasa, ya tarollah mereka menaruh lebel “hitam” seperti itu, tapi kita coba nunjukin bahwa musisi ga harus kerjasama dengan musisi yang sejenis saja, tapi juga bisa berkolaborasi dengan beda genre dan beda generasi pula.
Musicbandung : bakal ada videoclip ga buat single terbaru kalian?
Aftercoma : Insyaallah, bakalan ada
Musicbandung : trus konsepnya udah ada?
Aftercoma : blom sih, kita masih nyari-nyari ide, dan mudah-mudahan bulan depan deh insyallah bakalan keluar.
Musibandung : sekarang kalo waktu kalian kosong, apa kegiatan kalian buat ngisi waktu luang?
Aftercoma : kita semua kerja dan sibuk sama kegiatan masing-masing. Ya salah satu tujuan kita bikin Aftercoma ya buat ngilangin stress kali ya, kalo kita lagi punya masalah atau cape di kantor, Aftercoma biasa jadi wadah penyalur emosi ya, hahahahaha, bukan kreatifitas tapi lebih pada emosi.
Pertanyaan tadi menutup obrolan santai Musicbandung dengan Aftercoma. Sukses dan maju terus buat Aftercoma, jangan perna berhenti bereksperimen dan berkolaborasi dengan jenis music lain yang tentunya punya kualitas dalam bermusik. Salam sukses dari Musicbandung.
Aditya Kurniawan

DREAM THEATER UMUMKAN DRUMMER BARU

Musicbandung.com-Dream Theater telah memberikan pengumuman resminya perihal nama baru yang akan mengisi posisi mantan pemain drum Mike Portnoy yang telah bergabung bersama Avenged Sevenfold, dan Mike Mangini orang yang pantas untuk mengisi kekosongan tersebut.
Mangini, adalah salah satu musisi yang penah mengisi penampilan musisi hebat seperti Annihilator dan Steve Vai. Dia telah berjuang dalam melewati banyak saingan dalam kompetisi untuk mendapatkan tempat sebagai drummer Dream Theater dan dapat melewati musisi lain yang tak kalah kuat seperti  Thomas Lang (Glenn Hughes), Virgil Donati (Planet X), Marco Minnemann (Kreator), Derek Roddy (Malevolent Creation), Peter Wildoer (Darkane) and Aquiles Priester (Angra).
“Pada hari itu saya mendapat telepon unutk bergabung bersama Dream Theater, butuh beberapa menit unutk merakit otak saya dan mengerti  apa yang sedang terjadi. Dan ketika semua jelas, perasaan ini lega dan ini sesuatu yang luar biasa, dan ini sangat berarti bagi saya” kata Mangini.
Dan sepertinya Mike Magini akan langsung hadir dalam album terbaru Dream Theater yang belum di ketahui kapan akan selesai, dan yang pasti Dream Theater akan terus mengobarkan api musikalitasnya di dunia musik.